PENALARAN MATEMATIK DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN GENERATIF

Cicih Sumarni, Utari Sumarmo

Abstract


This study is intended to analyze the role of generative teaching approach (GTA) toward students’ mathematical reasoning ability (MRA) and self regulated learning (SRL). This study is a pretest postest quasi-experimental control group design involving 56 eighth-grade students of a yunior high school in Subang West Java. The instruments of this study are an essay test on mathematical reasoning ability, a students’ SRL scale and a students’ opinion scale toward GTA. approach. The study revealed that students getting treatment on GTA attained better grades on mathematical reasoning ability and SRL than students taught by conventional teaching. Students realized some diffculties in deriving generaliztion and excecuting mathematical computation based on the relevant rules. Also, there is no association between MRA and SRL, and students demonstrated positive opinion toward GTA.

 

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan penalaran serta kemandirian belajar matematik siswa melalui pembelajaran generatif. Sampel penelitian ini adalah 56 orang siswa dari dua kelas VIII di satu SMP di Kabupaten Subang Jawa Barat yang dipilih secara acak dari 6 kelas VIII yang ada. Instrumen penelitian ini adalah satu tes uraian penalaran matematik, satu set skala kemandirian belajar, dan satu set skala pandangan terhadap pembelajaran generatif. Penelitian menemukan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan penalaran matematik dan pencapaian kemandirian belajar siswa yang mendapat pembelajaran generatif lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran biasa. Namun siswa masih mengalami kesulitan dalam menarik generalisasi dan melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan yang disepakati. Selain itu ditemukan pula tidak terdapat asosiasi antara penalaran matematik dan kemandirian belajar dan siswa menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran generatif.


Keywords


pembelajaran generatif; pemahaman matematik; penalaran matematik; kemandirian belajar; mathematical reasoning; self regulated learning; generative teaching approach

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Abdurachman, D. (2014). Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi serta Disposisi Matematik Siswa SMP melalui Pembelajaran inkuiri Terbimbing. Tesis pada Pascasarjana UPI: tidak diterbitkan.

Anggraeni, A. (2014) “Penerapan Model Pembelajaran Generatif untuk Meningkatkan Kemampuan penalaran Matematis Siswa SMP”. Jurnal Online. Pdf. [15 Februari 2017]

Armiati. (2011). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis, Komunikasi Matematis, dan Kecerdasan Emosional Mahasiswa melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Disertasi pada SPS UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.

Aswandi, (2010). ”Membangun Bangsa melalui Pendidikan Berbasis Karakter”. In Pendidikan Karakter. Jurnal Publikasi Ilmiah Pendidikan Umum dan Nilai. Vol. 2. No.2. Juli 2010.

Barrody, A, J. (1993). Problem Solving, Reasoning, and Communicating, (K-8): Helping Children Think Mathematically. New York: Merill as imprint of Macmillan Publishing Company

Bernard, M. (2015). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Serta Disposisi Matematik Siswa SMK dengan Pendekatan Kontekstual Melalui Game Adobe Flash Cs 4.0. Tesis pada Pascasarjana STKIP Siliwangi. Tidak diterbitkan.

Butler, D.L. (2002). Individualizing Instrction in Self-Regulated Learning. http//articles.fndarticles.com/p/articles/mi_mOQM/is_2_41/ni_90190495

Corno L. & Randi, J. (1999). Self-Regulated Learning. http//www.personal.psu.edu/users/h/x/hxk223/self.htm

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Kerangka Dasar. Jakarta: Pusat

Hargis, J. (http:/www.jhargis.co/). The SelfRegulated Learner Advantage: Learning Science on the Internet.

Kerlin, B. A.(1992). Cognitive Engagemant Style: Self-Regulated Learning and Cooperative Learning.

Firmansyah, A, (2010). Peningkatan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matemats Siswa kelas XI Program IPS SMA Kartika Siliwangi Melalui Pendekatan Pembelajaran Berbantuan Autograph. Bandung: Tesis Program Pascasarjana UPI. Tidak diterbitkan.

Ghozi, A. (2010). Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Article presented in Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Dasar Guru Bahasa Perancis Tanggal 24 Okober s.d 6 November 2010

Gonzales,P., Guzman,J.C., Partelouw,L., Pahlke, E., Jocelyn,L., Ksatberg, D., Williams. T., (2004). Highlights From the Thread in International Mathematics and Science Study (TIMSS) 2003 (NCES 2005-005).U.S. Departemant of Education Nation Center for Education Statistics. Washington, DC: U.S Goverment Printing Offce.

Hulukati, E. (2005). “Mengembangkan Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Generatif”. Disertasi. [Online], http://repository.upi.edu, [8

Hulu, P. (2009). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematik siswa Sekolah Menengah Pertama Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah. Tesis pada SPS UPI Bandung: Tidak Diterbitkan

Hutajulu, M. (2010). Peningkatan Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematik Siswa Menengah Atas Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing.

Hutapea, N.M. (2013). Peningkatan Kemampuan Penalaran, Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMA melalui Pembelajaran Generatif. Disertasi pada SPS UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.

Irwan. (2011). Peningkatan Kemampuan Penalaran dan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Melalui

Pendekatan Problem Posing Model Search, Solve, Create and Share (SSCS). Disertasi Pascasarjana UPI: Tidak Diterbitkan

Koswara, U. (2012). “Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis Siswa SMA melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Program Autograph”. Tesis pada PPS UPI Bandung. Makalah dimuat dalam Educationist: Jurnal kajian filosof, teori, kualitas, dan manajemen pendidikan Vol VI. No.2, 125-131, July 2012 .

Kusnandi. (2008). “Proof Reading and Construction Abilities: Experiment with Under Graduate Students by using Abductive-Deductive Strategy. Disertation at Post Graduate Program Indonesia Universty of Education. Published on, International Journal of Education. Universitas Pendidikan Indonesia. 2010

Mulis, V.S., Martin, M.O., Foy, P.(2005). IEA’s TIMSS 2003 International Report on Achievement in the Mathematics Cognitive Domains. TIMSS & PIRLS Internatonal study Center. Lynch School Of Education, Boston College.

NCTM [National Council of Teacher of Mathematics](2000). Principles and Standrads for School Mathematucs. Reston Verginia: NCTM.INC

Osborne, R. J, Wittrock M C.(1985) “The generative learning model and its implications forscience education”. Studies in Science Education 12.59-87.

Mulyana, A. (2015). “Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematik dan Kemandirian Belajar Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah”. Jurnal Didaktik. Volume 9, Nomor 1 Maret 2015- ISSN 1978-5089.

Offrston. (2012). “Pendekatan Inkuiri Berbantuan Software Cinderella untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa MTs” Thesis at Post Graduate Studies at Indonesia University of Education, Bandung , Indonesia. Makalah dimuat dalam Educationist: Jurnal kajian flosof, teori, kualitas, dan manajemen pendidikanVol VI. No.2, 101-106, July 2012.

Online Learning, Rochester Institute of Thechonology. (2000). Effective Teaching Thecniques for Distance Learning.

Paris & Winograd. (1998). The National Science Foundation, 2000.

Qohar, A. (2010). Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Matematika Siswa SMP Melalui Reciprocal Teaching. Disertasi. Bandung: UPI.

Rosliawati, I, S.E. (2014). Mengembangkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi serta Disposisi Matematik Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Program Pascasarjana STKIP Siliwangi Bandung

Sauri, S. (2010). Membangun Karakter Bangsa melalui Pembinaan Profesionalisme Guru Berbasis Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Karakter. Vol.2. No.2.

Setiawati, E. (2014). Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis, Kreatif, dan Habit of Mind Matematis, melalui Pembelajaran berbasis Masalah. Disertasi pada Sekolah pascasarjana UPI. Tidak diterbitkan

Sugandi, A,. I. (2009). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Maslah dengan Setting Kooperatif Jigsaw Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis serta Kemandirian Belajar Siswa SMA. [Online]. eprint.uny.ac.id/10486/1/p9-asep%20ikin.pdf [28 Februari 2017].

Sumarmo, U. (2006). “Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik”. Makalah disajikan pada Seminar Pendidikan Matematika di UNY tahun 2006 dan dilengkapi untuk bahan ajar Perkuliahan Isu Global dan Kajian Pendidikan Matematika di SPs UPI, Februari 2011.

Sumarmo. U. (2010). “Berfkir dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik” Makalah dimuat dalam Suryadi, D, Turmudi, Nurlaelah, E. (Penyelia). Kumpulan Makalah Proses Berpikir dan Disposisi Matematik dan Pembelajarannya. 2014. Hal 75-89. Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI.

Sumarmo, U., Hidayat, W., Zulkarnaen, R., Hamidah, Sariningsih, R. (2012). “Kemampuan dan disposisi berpikir logis, kritis, dan kreatif matematis: Eksperimen terhadap Siswa SMA menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan strategi Think-TalkWrite”. Makalah dimuat dalam Jurnal Pengajaran MIPA, 17(1), 17-33.

Wena, M. (2010). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta : Bumi Aksara

Wulanmardhika, M. (2014). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman, Penalaran, dan Disposisi Matematik Siswa SMA melalui Pembelajaran Generatif. Tesis pada Pascasarjana UPI, tidak dipublikasikan

Yuniarti, Y. (2007). Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran dengan Pendektan Inkuiri. Tesis pada PPs UPI: Tidak Diterbitkan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.