Art (Music) Education in Indonesia: A Great Potential but a Dilemmatic Situation

Dieter Mack

Abstract


Sejak didirikannya sistem pendidikan, pendidikan seni di Indonesia, khususnya musik, menghadapi beberapa halangan dilematis. Kenyataan ini semakin fatal mengingat bahwa potensi seni di Indonesia luar biasa, baik dilihat dari segi kevariatifan (etnis serta individual) maupun dilihat dari sudut mutunya yang tinggi. Dilema lama ini berkaitan dengan beberapa faktor historis, di antaranya (a) peran para misionaris Belanda serta pemerintah penjajah Belanda sendiri dalam rangka perkembangan pendidikan, (b) kekeliruan terhadap makna lagu-lagu wajib, (c) kesalahpahaman tentang globalisasi dan kepentingan internasional dalam bidang seni, (d) alienasi masyarakat Indonesia sendiri dengan mengimpor gramatik musik Barat yang bahkan di situ marjinal; (e) kecenderungan menghafal istilah teoretis saja, dan (f) ketiadaan metodologi mengajar yang sesuai dengan pengembangan kompetensi seni, khusus musik, dalam arti murni. Walaupun demikian, mulai beberapa tahun akhir ini dua proyek PSN (swasta) dan P4ST (UPI Bandung) dengan bantuan dari Ford Foundation sedang berusaha memperbaiki situasinya. Semoga kekayaan seni di Indonesia tetap menjadi aset bangsa Indonesia sendiri yang dikagumi di seluruh dunia.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.